Senin, 24 September 2012

Kasus malpraktek


CONTOH MALPRAKTEK


1. Salah Sperma Dalam Bayi Tabung

Ketika Nancy Andrews, dari Commack, NY, hamil setelah mengikuti proses bayi tabung di klinik kesuburan Newyork. dia dan sang suami berharap besar atas keberhasilan proses ini. yang mereka harapkan adalah seorang anak dengan kulit yang lebih gelap dari orang tuanya. Menyusul tes DNA yang disarankan dokter di Kedokteran New York, pihak klinik didapati sengaja menggunakan sperma orang lain untuk ditanamkan ke sel telur Nancy Andrews. Kemudian bayi tersebut lahir 19 Oktober 2004, mereka menuntut karena tindakan malpraktik pemilik klinik itu.
 
2. Salah Mencangkok Jantung dan Paru-Paru, Sehingga Meninggal
blog-apa-aja.blogspot.com
Jésica Santillán (17 tahun ) meninggal 2 minggu setelah menerima donor jantung dan paru-paru dari orang yang golongan darahnya tidak cocok dengan dia. Seorang Dokter dari Duke University Medical Center gagal memeriksa kecocokan sebelum operasi dimulai. . Alhasil setelah operasi kedua dilakukan, sang pasien menderita kerusakan otak dan komplikasi sehingga  menyebabkannya meninggal.
Santillán adalah seorang imigran Meksiko, ia datang ke Amerika Serikat untuk mendapatkan perawatan medis atas penyakit jantung dan paru-parunya. transplantasi Jantung & paru-paru yang dilakukan oleh Dokter Ahli Bedah Rumah Sakit di Universitas Duke di Durham, NC, diharapkan akan memperbaiki kondisinya ini, bukan malah menempatkannya dalam bahaya besar. Santillán, yang memiliki golongan darah-O, telah menerima organ dari orang yang bergolongan darah A .
3. Operasi Testis Yang Salah

seorang Dokter Ahli Bedah keliru melakukan operasi, ia membuang testis yang sehat dari seorang veteran Air Force 47 tahun, Benjamin Houghton. Dia sebelumnya mengeluh sakit pada testis sebelah kiri, sehingga dokter memutuskan untuk menjadwalkan operasi untuk membuangnya. Namun ternyata yang dibuangnya adalah testis yang sehat, yakni yang sebelah kanan, pasien tersebut kemudian mengajukan ganti rugi sebesar Us$200.000 karena kesalahan fatal tersebut.
4. Pasca Operasi Logam Tertinggal Di Dalam

Donald Church, 49 tahun, terdeteksi memiliki tumor di perut saat ia melakukan pemeriksaan di Medical Center Universitas Washington di Seattle pada bulan Juni 2000. Ketika dia kembali, tumor sudah berhasil diangkat namun sebuah logam retractor ketinggalan didalamnya. Dokter mengaku bersalah telah meninggalkan logam retractor sepanjang 13 Inci didalam perut pasien tersebut. Untungnya, Dokter Ahli Bedah mampu mengangkat retractor tersebut segera setelah ditemukan, dan ia tidak mengalami kesakitan jangka panjang akibat dari kesalahan tersebut. Rumah sakit setuju untuk membayar ganti rugi sebesar US$ 97,000.
 
5. Maunya Operasi Otak Malah Dioperasi Jantung

Joan Morris (nama samaran) adalah perempuan 67 tahun, ia mengaku ke rumah sakit untuk belajar praktek. Namun ia melakukan kesalahan fatal, yaitu ia telah melakukan salah operasi dimana seharusnya mengoperasi otak namun ia justru mengoperasi jantung pasien. Sang pasien sudah di meja operasi selama satu jam. Dokter telah membuat torehan -torehan di dada, artery, alur dalam sebuah tabung dan di dalam hatinya (prosedur dengan risiko perdarahan, infeksi, serangan jantung dan stroke).
Kemudian telepon berdering dan dokter dari departemen lain berkata “apa yang anda lakukan dengan pasien saya?” tidak ada yang salah dengan jantungnya ! “. Kardiolog yang bekerja pada wanita itupun memeriksa grafik, dan melihat bahwa dia telah membuat kesalahan besar. Kajian ini dibatalkan, dan dia kembali ke kamar itu dalam kondisi stabil.
6. Operasi Otak Salah Hingga 3 Kali Dalam Setahun

Untuk yang ketiga kalinya pada tahun yang sama, dokter di RS Rhode Island salah mengoperasi kepala para pasiennya. Kejadian yang terbaru terjadi Nov 23 2007. perempuan 82-an tahun menjalani operasi untuk menghentikan pendarahan otaknya. Dokter memulai mengoperasi pengeboran sisi sebelah kanan kepala pasien, meskipun sebuah CT scan menunjukkan perdarahan di sebelah kiri.
Dan terakhir Agustus, pria 86 tahun meninggal tiga minggu setelah seorang ahli bedah di Rumah Sakit Rhode Island mengoperasi secara tidak sengaja salah satu sisi kepalanya.
 
7. Salah Amputasi Kaki

Mungkin ini adalah kasus malapraktek paling terkenal, yakni kasus kesalahan pemotongan kaki di Tampa (Florida) terhadap pria 52 tahun bernama Willie King pada Februari 1995. Akibat kesalahan fatal tersebut rumah sakit itu dicabut licensinya selama 6 bulan dan denda 10.000 US$ dan membayar 900.000 US$ terhadap Willie King dan terakhir tim operasi membayar juga 250.000 US$ terhadap King
 
8. Kesalahan Mengeluarkan Ginjal Yang Sehat

Louis Park, Minnesota, pasien ini dirujuk ke Rumah Sakit Park Nicollet Metodhist karena didiagnosa memiliki tumor yang berpotensi  menjadi kanker. Namun, dokter salah mendiagnosa dan justru membuang ginjal yang sehatnya.
 
9. Bangun Ketika Dioperasi
blog-apa-aja.blogspot.com
Pria dari Virginia Barat ini mengaku terbangun dari Pingsannya ketika dioperasi dan merasakan setiap sayatan dari pisau bedah yang dilakukan tim dokter ketika mengoperasi. Ini membuatnya mengalami trauma selama dua minggu. Sherman Sizemore kemudian mengajukan tuntutan ke Rumah Sakit Umum Raleigh Beckley, W.Va., Jan 19, 2006 untuk penyelidikan dan menentukan penyebab ia terbangun. dia diduga mengalami fenomena yang dikenal sebagai kelumpuhan kesadaran – di mana seorang pasien dapat merasakan sakit, tekanan atau kegelisahan saat operasi, tetapi tidak dapat bergerak atau berkomunikasi dengan dokter.
 
10. Bedah Jantung Yang Salah

Dua bulan setelah dua kali operasi bypass jantung untuk menyelamatkan hidupnya, pelawak dan mantan Pembawa acara Saturday Night Live, Dana Carvey mendapat berita : ahli bedah jantung telah melakukan kesalahan pembedahan. Pria ini menuntut US $ 7,5 juta kepada rumah sakit tersebut, dan mengatakan ahli bedah telah melakukan kesalahan fatal. “Ini seperti mengeluarkan ginjal yang salah. Ada kesalahan yang besar,” demikian seperti dikutip People Magazine.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar